Budidaya Ikan Lele Albino untuk Usaha

Ikan lele albino adalah jenis ikan lele yang dikategorikan sebagai jenis ikan hias. Ikan lele ini memiliki ciri-ciri berwarna putih. Saat berukuran kecil, biasanya ikan ini diletakan di akuarium kecil dan dicampur dengan jenis ikan hias lainnya. Saat ikan lele albino mulai bertumbuh besar biasanya ikan lele ini akan memakan ikan hias yang lebih kecil darinya.

Budidaya Ikan Lele Albino

Dalam budidaya ikan lele albino pemilihan indukan harus memilih yang berusia minimal 12 bulan dan harus dalam kondisi sehat. Induk jantan memiliki tubuh yang langsing dan gerakannya sangat gesit sedangkan induk betina memiliki badan yang gemuk pada bagian perutnya. Sebelum dilakukan pemijahan, calon indukan dipisahkan terlebih dahulu dan diberikan pakan berupa jentik-jentik nyamuk selama 7-10 hari.

budidaya-ikan-lele-jenis-albino

Pemijahan Ikan Lele Albino

Untuk pemijahan ikan lele albino lebih baik menggunakan kolam semen karena bentuk kolam yang luas dan lebih memudahkan pengambilan telur. Kolam semen yang masih baru harus direndam air minimal 7×24 jam agar sisa dan bau semen bisa hilang. Setelah kolam selesai direndam, buang air tersebut dan isi dengan air ledeng yang sudah diendapkan minimal 24 jam.

Kolam pemijahan dibuat dengan ukuran panjang 150 cm, lebar kolam 100 cm, dan tinggi kolam 50 cm dengan kedalaman air sekitar 30 cm. Buatlah penutup seng pada kolam supaya ikan tidak melompat keluar kolam. Kolam pemijahan harus dilengkapi dengan “rumah” yang disusun dari batu bata dengan panjang 30 cm, lebar 30 cm dan tinggi rumah sekitar 2 bata. Berilah celah pada salah satu bagian sisi rumah untuk keluar masuk indukan lele. Pada bagian atas rumah bisa gunakan genteng untuk terhindar dari air hujan. Letakan ijuk di dalam kolam dan nantinya telur akan menempel pada ijuk tersebut.

Baca juga:

Sepasang induk lele dilepaskan kedalam kolam pemijahan saat pagi hari. Periksa kembali keesokan harinya, saat pagi hari periksa kondisi ijuk. Telur-telur ikan lele albino akan menempel pada ijuk dan dipindahkan telur-telur kedalam aquarium yang dilengkapi dengan aerasi. Dalam kurun waktu 48 jam benih ikan lele albino sudah kelihatan. Sampai berumur 3 hari benih tidak diberi pakan dan pada hari selanjutnya berikan pakan kutu air yang sudah disaring halus pada benih tersebut. Indukan lele albino diangkat dan dipisahkan. Indukan lele tersebut sebaiknya didiamkan terlebih dahulu dan dirawat untuk mengembalikannya ke kondisi semula.

Kolam pendederan harus menggunakan kolam semen yang berukuran panjang 200 cm lebar 200 cm dan panjang 200 cm dengan ketinggian kolam 50 cm. Kolam tersebut harus diisi menggunakan air ledeng. Terlebih dahulu air ledeng diendapkan terlebih dahulu minimal 24 jam dengan ketinggian air dalam kolam sekitar 30 cm.

Setelah benih ikan albino berumur 30 hari, benih tersebut sudah dapat diberi pakan cacing sutera. Selanjutnya adalah melakukan penyortiran dengan memisahkan benih yang tumbuh dengan ukuran yang sama. Penyortiran sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali. Penyortiran tersebut dilakukan supaya benih yang berkembang duluan dapat secara maksimal untuk tumbuh. Jika masih ada benih yang belum terlalu besar sebaiknya jangan diambil terlebih dahulu.

Melakukan budidaya ikan lele albino sangat bermanfaat karena dapat dijadikan sebagai ikan hias selain itu dapat dijadikan bisnis. Ikan lele albino ini banyak dipilih oleh beberapa pembudidaya karena tergolong ikan lele hias serta memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan ikan lele konsumsi pada umumnya. Ikan lele albino ini sangat bagus untuk dibudidayakan.

Incoming search terms:

  • jual bibit lele albino
  • budidaya lele albino
  • harga ikan lele albino
  • lele albino komsumsi
  • ukuran maksimal lele albino
  • harga lele bule bulan ini
  • cara budidaya ikan lele albino di kolam semen
  • cara budidaya ikan lele al
  • budidaya pemijahan lele
  • bibit lele albino
Budidaya Ikan Lele Albino untuk Usaha | ikanlele | 4.5