Cara Memelihara Ikan Nila di Sawah Atau Mina Padi Untung Besar

Posted on

Cara Memelihara Ikan Nila di Sawah

Salah satu jenis ikan yang tergolong mudah untuk dibudidayakan ialah ikan nila. Kita bisa mulai budi daya ikan nila baik di kolam tanah, kolam terpal atau pun di sawah. Yang akan dibahas kali ini ialah bagaimana cara memelihara ikan nila di sawah atau lebih dikenal dengan istilah mina padi. Walau pun tergolong jenis ikan mudah namun bukan berarti bisa dilakukan secara sembarangan, anda tetap harus memilih jenis atau varietas padi yang bagus, menciptakan habitat bagi ikan yang nyaman.

Selain cara pemeliharaan, kita juga akan membahas bagaimana keuntungan yang didapat dengan memelihara ikan khususnya ikan nila di sawah berdasarkan pengalaman para petani.

Proses pemeliharaan ikan nila di sawah ini dibagi atas beberapa tahapan yang bisa anda lihat pada paparan berikut ini :

Persiapan Lahan

Tahapa pertama tentnya adalah persiapan lahan, dalam hal ini adalah sawah. Karena yang akan dilakukan adalah menanam padi sambil budi daya ikan maka tentu sawahnya harus diolah dengan cara dibajak terlebih dahulu. Setelah sawah dibajak, buatlah parit dengan kedalaman 20 – 30 cm dengan lebar 40 cm di bagian samping dan tengah sawah, atau bisa juga dibuat menyilang tergantung pada bentuk sawahnya, parit ini yang nantinya akan menjadi tempat habitat ikan nila.

Selain itu, anda juga harus memperbaiki pematang sawah dengan cara menguatkannya dengan ditimbun tanah lagi agar pematang semakin kuat. Ini bertujuan agar sawah bisa menampung air dengan baik dan ikan tidak kabur. Lakukan pemupukan sawah sebagaimana biasanya, setelah semuanya beres silahkan isi air.

Penebaran Benih

Setelah proses persiapan selesai, sampai padi mulai tumbuh maka kita persiapkan untuk penebaran benih. Untuk benihnya sendiri pilihlah benis ikan nila dengan ukuran minimal 10 gram / ekor.

Pemeliharaan Ikan Nila

Tahapan selanjutnya yang paling penting adalah pemeliharaan. Kunci utama dalam pemeliharaan ikan yang baik adalah pakan yang cukup dan habitat dengan aliran air yang lancar.

Adapun pakan ikan sendiri disesuikan dengan ukuran ikannya, jika masih kecil ikan bisanya memakan plankton-plankton yang tentunya banyak terdapat di sawah. Untuk lebih jelasnya mengenai pakan nila silahkan lihat disini : Jenis Makanan Ikan Nila

Agar terhindar dari serangan binatang lain seperti ular, burung dan binatang buas lainnya maka sawah hendaknya dipasang jaring sehingga ikan dab tanaman padi lebih terjaga.

Pastikan irigasi air selalu lancar paling tidak kedalaman air sekitar 15 – 20 cm.

Keuntungan Mina Padi

Dari segi keuntungan jelas bahwa sistem mina padi lebih menguntungkan dibanding dengan sawah konvensional (hanya tanah padi saja), kalaupun padinya kurang menguntung maka kita masih mempunyai keuntungan dari hasil ikannya. Berikut ini adalah beberapa keuntungannya :

Anda akan mendapat dua sumber keuntungan yakni dari penujalan ikan dan padi.

Kotoran ikan bisa menjadi pupuk organik yang bagus untuk pertumbuhan padi sehingga bisa menghemat biaya pupuk.

Pengalaman Petani Budi Daya Ikan Nila di Sawah

Dilansir dari BBC Indonesia, petani asal kabupaten Sleman Yogyakarta menuturkan bahwa sistem mina padi jelas sangat menguntungka. “Kalau padi biasa (keuntungan) per 1.000 (meter) itu sampai 1,5 sampai 2 juta itu sudah bagus, untuk mina padi keuntungan 4-5 juta jadi sekitar 3 kali lipat,” tutur pk Sigit.

Demikianlah tahapan bagaimana cara memelihara ikan nila di sawah agar mendapatkan keuntungan yang double. Selamat mencoba.